Wednesday, 27 November 2013 03:48

The Best Malay Cuisine in Bengkulu

Written by

Popularitas Bengkulu sebagai salah satu daerah penghasil rempah-rempah utama dan terbaik di dunia memang telah dikenal berabad-abad lampau. Meskipun kini, perdagangan rempah-rempah tak lagi sepesat dulu, namun kekayaan rempah-rempah khas Bengkulu masih bisa kita nikmati pada ragam kulinernya.

Jangan sampai tidak mampir ke rumah makan yang satu ini ketika kamu berkunjung ke Kota Bengkulu. Namanya Rumah Makan Padang Guci. Jangan salah tebak, meskipun ada kata “padang,” tapi ini bukan rumah makan Padang, loh, melainkan nama bagi rumah makan tersebut, yaitu Padang Guci, terletak di pusat kota, tepatnya Jl. Danau Bengkulu. Seperti layaknya rumah makan Sumatera, begitu memasuki rumah makan, kita tidak perlu repot-repot pesan atau memilih menu. Tinggal duduk saja, lalu pelayan akan mengantarkan belasan piring berisi aneka lauk dan sayur. Pelayan restoran akan menghidangkan dua nampan yang ditaruh pada tangan kiri dan kanannya, satu nampan memuat 9 piring lauk dan sayur. Nasi disediakan pada piring terpisah dan tersedia bakul nasi tambahan jika ingin tambah sepuasnya.

Layaknya raja saja, meja pun langsung penuh bertumpuk-tumpuk piring berisi aneka lauk berwarna terang, seperti merah menyala, kuning, dan oranye. Tentu saja warna-warna mencolok tersebut berasal dari rempah-rempah yang didominasi oleh perpaduan cabai dan santan. Selain daging sapi/kerbau, ada juga ayam, macam-macam ikan, serta hidangan laut. Untuk sayur, terdapat pucuk daun singkong, timun, rebung, dan juga jengkol. Warna-warni yang sedap dipandang mata ini adalah pula pertanda rasa!

Untuk mengetes, pertama yang dicicipi adalah sambal merah. Bukan sekedar gurih, tetapi sangat pedas dan kaya bumbu rempah. Selain banyak menggunakan cabai dan santan, kekhasan pada hidangan Bengkulu ini tak sama dengan Padang, rasanya lebih berani dan pedas. Agak mirip dengan kuliner Batak karena memakai onje maupun andaliman serta lada.

Yang paling khas dari Bengkulu, adalah ikan bumbu tempoyak. Tempoyak merupakan daging durian yang difermentasi dan diolah dengan rempah dan cabai. Hidangan ikan di rumah makan ini memang melimpah dengan rasa daging yang segar karena Kota Bengkulu memiliki kawasan pesisir yang kaya akan hasil ikan. Selain tempoyak, makanan paling direkomendasikan adalah jengkol pedas, rebung rotan, jange (kikil kaki), ikan sale (lele asap), pindang, dan lilit (sejenis keong kecil yang hidup di sungai). Untuk memakan lilit ada cara khusus, yaitu dengan satu kali hisapan/sedotan pada lubang keong.

Hampir seluruh hidangan memang terasa pedas cabai dan lada. Jadi bisa dibilang sangat spicy. Bagi yang tak suka pedas atau memiliki pencernaan yang tidak terlalu kuat, sebaiknya memilih tempoyak atau pindang. Sementara tips untuk yang rentan terhadap kolesterol, ketika menyantap perlu dipadankan dengan mentimun atau sayuran rebus pucuk singkong dan minuman buah.

Setiap hari, Rumah Makan Padang Guci selalu ramai, terutama menjelang siang (jam makan siang). Kami sangat merekomendasikan rumah makan ini sebagai yang terbaik di Bengkulu. Selain bersih dan nyaman, Padang Guci menyajikan kuliner yang sangat representatif terhadap karakter wilayah, mulai dari hidangan laut yang segar berupa ikan, cumi, serta lilit, juga tempoyak yang lezat, dan aneka makanan dengan rasa yang begitu berani.

Rumah Makan Padang Guci

Jl. Danau Bengkulu

Hp. 0813 7396 9704

 

Read 80 times