Trowulan: The Center of Majapahit Masterpiece

Trowulan, sebuah kota kecamatan kecil di kabupaten Mojokerto, merupakan bagian sejarah dari kerajaan besar Majapahit yang pernah menguasai hampir seluruh nusantara dan semenanjung Malaya pada kisaran abad ke-13 sampai 15. Kota ini terletak di poros jalan raya utama Surabaya-Solo, sekitar 10 km dari kota Mojokerto yang berbatasan langsung dengan kabupaten Jombang. Sejak tahun 2009 Trowulan bahkan telah dicalonkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Dulu Trowulan adalah pusat peradaban atau ibukota dari kerajaan Majapahit. Jejaknya sampai sekarang banyak ditemukan tersebar di seluruh penjuru kota. Tak kurang dari 24 candi, petirtaan dan makam kuno bertebaran di kota ini. Kotanya cukup sepi dan bersahaja dengan udara yang cukup terik di siang hari.

Untuk menuju Trowulan Anda bisa menggunakan bus antar kota jurusan Surabaya-Solo dan bisa langsung turun di tengah kota atau bus mini jurusan Surabaya-Mojokerto kemudian dilanjutkan dengan naik angkutan kota menuju Trowulan. Begitu telah sampai di Trowulan, untuk mengunjungi situs-situsnya, pilihan terbaik adalah menggunakan Becak-sejenis sepeda beroda tiga yang bisa dinaiki tiga orang termasuk supirnya. Dengan tarif Rp. 50.000 (bisa ditawar), Anda akan diantar oleh tukang becak ke hampir semua situs dalam radius 2 kilometer.  Untuk situs yang radiusnya lebih dari 2 kilometer seperti candi Tikus sebaiknya Anda menambah ongkosnya. Akomodasi atau penginapan banyak terdapat di kota Mojokerto, Trawas dan Pacet yang memang tidak jauh dari Trowulan. Atau Anda juga bisa singgah di Losmen Rujak Cingure Asmuni – milik almarhum pelawak Asmuni yang terletak di jalan raya Trowulan.

Sebaiknya yang pertama Anda kunjungi adalah Museum Trowulan, di dalam museum ini tersimpan ribuan artefak kuno peninggalan Majapahit. Museumnya cukup besar dan menarik serta banyak ruangannya yang didesain terbuka. Persis di sebelah selatan museum sedang digali sebuah situs pemukiman kuno. Sementara berseberangan dengan museum agak ke arah utara sedikit, terhampar Tambak Segaran, sebuah kolam yang luas berbentuk persegi panjang dengan ukuran 800 X 500 meter. Pinggiran kolam dibatasi dengan batu bata merah kuno. Konon kolam ini mempunyai banyak fungsi, disamping sebagai kolam penampungan untuk memenuhi kebutuhan air bersih penduduk kota Majapahit, kolam ini juga berfungsi sebagai tempat mandi dan latihan renang tentara Majapahit serta sebagai taman hiburan, tempat para bangsawan Majapahit menjamu tamu kerajaan. Dari cerita ‘word of mouth’, dulu setelah jamuan makan, piring-piringnya langsung dibuang ke kolam ini untuk menunjukkan prestige bangsawanMajapahit tapi setelah tamu pulang piring-piring tersebut diambil kembali. Tambak Segaran ditemukan oleh Maclain Pont pada tahun 1926, saat itu struktur tanggul dan tembok bata merah tertimbun tanah dan lumpur. Pemugaran dilakukan beberapa tahun kemudian dan kini Tambak Segaran difungsikan oleh masyarakat setempat sebagai tempat rekreasi dan kolam pemancingan.

Situs lainnya yang harus Anda kunjungi adalah beberapa candi dan gapura. Kebanyakan candi di Trowulan terbuat dari batu bata merah. Ini tentu berbeda denga candi-candi pada jaman Singosari (banyak tersebar di kabupaten Malang dan Blitar) yang terbuat dari batu. Ada candi Tikus, candi Brahu, gapura Bajang Ratu dan Wringin Lawang. Semuanya tampak megah dan menyimpan kemisteriusan. Candi dan gapura tersebut kini terletak ditengah-tengah pemukiman namun cukup terjaga rapi dibatasi oleh pagar tembok dan tanaman. Ada juga pemakaman Troloyo dan putri Cempa, kedua pemakaman ini bercorak Islam, merupakan peninggalan akhir kerajaan Majapahit sebelum runtuh.

Jika Anda menyusuri Trowulan, terlihat banyak sekali penggalian situs bersejarah, sebagian bisa dipugar dan dilihat utuh dan sebagian lagi sudah hancur. Atau bahkan mungkin lebih banyak lagi yang terpendam  di bawah pemukiman penduduk sehingga tidak mungkin lagi untuk digali. Trowulan memang pernah hancur terkubur lumpur karena beberapa kali letusan gunung Kelud. Di kecamatan Trowulan juga terdapat sentra industri kerajinan batu, tepatnya di desa Bejijong tidak jauh dari situs candi Brahu.

Akomodasi di Trowulan

SEKAR PUTIH HOTEL
Jl. Raya by pass Mojokerto
Phone. 0321-321224

PURI INDAH HOTEL
Jl. Raya by pass Mojokerto
Phone. 0321-324843
Fax. 0321-328461

PONDOK FANDA GARDENIA
Jl. Raya Trawas Mojokerto
Phone. 0343-82318

SATIVA SANGGRALOKA HOTEL
Jl. Raya Pacet km 3 Pacet, Mojokerto 61374
Phone. 0321-691227, 690228
Fax. 0321-690229

AMANDA HOTEL
Jl. Air Panas 20 Pacet, Mojokerto
Phone. 0321-960048

RAYA TRAWAS HOTEL
Jl. Darma Raya Trawas Estate, Mojokerto 61357
Phone. 0343-880015
Fax. 0343-880012

GRIYO KUSUMO INDAH
Jl. Raya Pacet Mojokerto
Phone. 0321-690632
Fax. 0321-690633

SRIWIJAYA HOTEL
Jl. Raya Pacet 21 Pacet, Mojokerto