The Twin Lakes: Danau Kembar yang Spektakuler!

Jika dilihat dari Google Earth atau dari tempat yang lebih tinggi di Sumatera Barat, pemandangan Danau Kembar sungguh spektakuler! Coba Anda menaiki sebuah bukit yang berada di antara kedua danau tersebut. Maka, Anda akan dapat menikmati pesona keindahan keduanya secara bersama. Menakjubkan! Namun sesungguhnya jika kita benar-benar mendatangi dua danau itu secara berdekatan - yang sebetulnya tidak kembar dari segi mana pun - kita akan medapatkan pengalaman yang lebih hebat lagi.

Danau Kembar terletak di dataran tinggi Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Dengan jarak 60 km dari Kota Padang, perjalanan darat menuju Danau Kembar dapat ditempuh dalam waktu 1,5–2 jam. Selama perjalanan yang berkelok-kelok itulah Anda pula akan dimanjakan dengan suasana segar hutan pinus. Sementara perjalanan dengan jalur lain melalui Kota Solok, yang berjarak sekitar 25 km, pemandangan lain nampak dengan hamparan perkebunan teh yang hijau dan menyejukkan mata.

Danau Kembar terdiri atas dua danau, yaitu Danau Diateh seluas 1.720 ha dan Danau Dibawah seluas 1.680 ha. Kedua danau tersebut dipisahkan oleh jarak sejauh 1 km. Posisi Danau Diateh berada di sebelah utara Danau Dibawah dengan ketinggian sekitar 800 m lebih rendah. Unik memang karena danau yang letaknya lebih rendah justru diberi nama Danau Diateh (yang artinya di atas). Konon, permukaan Danau Diateh sejajar dengan dasar Danau Dibawah karena memang kedalaman kedua danau tersebut berbeda jauh sekali. Danau Diateh memiliki kedalaman hanya sekitar 44 m, sementara Danau Dibawah lebih dari 700 m. Kedua danau ini berada di lembah Gunung Talang yang masih aktif atau dapat meletus suatu saat. Suhu rata-rata di atas danau tersebut berkisar antara 14-16 derajat celcius dan lebih sering diselimuti kabut. Dua danau itu dikelilingi oleh perkebunan sayur-mayur dan buah-buahan. Ada beberapa pedesaan di sekitar danau yang sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya bergantung pada keberadaan Danau Kembar.

Danau Kembar merupakan destinasi wisata mengesankan dengan panorama indah serta suasana pedesaan yang asri. Dataran tinggi dan bukit bukit di sekitarnya sangat cocok untuk penggemar olahraga hikingcamping, dan juga sebagai tempat rekreasi keluarga. Pemerintah Propinsi Sumatera Barat telah merencanakan kawasan wisata tersebut sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat. Pemerintah setempat pun mulai membangun beberapa fasilitas penunjang pariwisata di sekitar kawasan atas bukit yang memisahkan Danau Kembar, walaupun memang terkesan belum memiliki fasilitas dengan kualitas prima. Di puncak bukit terdapat beberapa sarana wisata untuk memberikan kenyamanan wisatawan dalam menikmati keindahan Danau Kembar, seperti gazebo dan tempat duduk untuk bersantai. Sementara di sisi lain, wisata air bisa dilakukan di Danau Diateh. Pengunjung hanya bisa berperahu motor tradisional mengelilingi danau dengan tarif Rp 5.000 per orang. Sementara Danau Dibawah - karena kedalamannya yang dapat membahayakan  - pengunjung memang tidak diperkenankan menjelajah dengan perahu. Sayangnya, tidak ada faslitas seperti sepeda air dan sarana untuk memancing di lokasi wisata danau berair jernih itu. Rumah makan atau restoran juga tidak banyak tersedia di sana.

Namun, tampak menjadi persoalan utama seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang. Tentu saja, kondisi ini berdampak pada keindahan dan kerusakan lingkungan. Selain sampah, persoalan promosi juga cukup penting karena di kalangan wisatawan lokal saja, nama Danau Kembar masih tidak cukup populer di tengah hiruk-pikuk tahun kunjungan wisata yang digaungkan pemerintah. Bangunan pendopo yang seharusnya dapat difungsikan sebagai ruang bagi pementasan budaya pun tampak tidak terawat dan terkesan diabaikan. Demikian pula aktivitas wisata air yang sangat potensial untuk dikembangkan, namun tidak digarap dengan serius, meski harus diakui bahwa akses jalan raya rute Padang-Alahan Panjang sudah relatif bagus. Bagi Anda yang hendak menginap, terdapat hotel, vila, dan homestay yang bisa dengan mudah ditemukan di desa-desa sekitar Danau Kembar dengan harga terjangkau.

Sebagai tips untuk melakukan perjalanan ke Danau Kembar, bawalah bekal sebelumnya karena di lokasi Danau Kembar, jarang ditemukan penjual makanan. Perjalanan menuju Danau Kembar yang berliku dan naik-turun akan membuat Anda sedikit pusing dan mual, maka jangan lupa untuk membawa obat anti-mual dan mabuk. Selamat menikmati pesona indahnya Danau Kembar di Negeri Andalas!

Foto oleh Ngakan Nyoman Maesa Yuda dalam www.pbase.com/kebo