Berburu Babi: The Best Pork in Town

Oleh Nurdiyansah

“Makan babi, yuk!” Begitulah sapaan kawan-kawan kami para pemburu hidangan babi di Jakarta. Menu babi memang bukan sesuatu yang mudah ditemukan di antara dominasi makanan halal. Tapi bukan berarti sepi peminat. Rasa dagingnya yang gurih dan sangat khas, tentu saja jadi andalan. Dan jangan salah untuk menyebut makanan babi sebagai bukan menu tradisional Indonesia. Justru babi yang diracik dengan rempah-rempah lokal, membuatnya jauh lebih spesial dibanding menu babi di restoran Barat mana pun di Ibukota.

Karena menu babi tak selamanya mudah ditemukan, apalagi menu babi yang enak akan menjadi lebih sulit lagi dicari, maka kami bersama kawan-kawan @akupheo, @ophaque, @ibethkoesrini, dan @dc_dee memberikan rekomendasi menu babi langganan. Masing-masing kami sesuaikan dengan kategori, mulai dari kuliner Peranakan, Batak, Manado, dan Eropa. Jelas ‘kan kalau babi itu hidangan yang sangat multikultur! Soal harga, jangan khawatir, rekomendasi kami seluruhnya memiliki menu terjangkau.

Peranakan: Aboen dan Kam Seng

Pertama yang kami sambangi dan cukup banyak bertebaran di Jakarta, adalah hidangan babi Peranakan (Tionghoa). Untuk menemukannya, mudah saja, kami hanya tinggal meluncur ke Pasar Baru dan pusat kuliner malam di Jakarta.

Bakmi Aboen terletak persis menyempil di Gang Kelinci (sebelah Bakmi Gang Kelinci). Meski kalah pamor dengan bakmi tetangga, bukan berarti Aboen kalah bersaing. Seluruh hidangan Aboen mengandung babi. Aroma kuah babi langsung tercium begitu kami melewati pintu masuk. Tekstur mi sangat lembut dan rasa kuah dan dagingnya gurih. Kuahnya yang bening dan segar menandakan kalau rasa gurih bukan didapat dari mecin (MSG), tetapi kaldu babi. Selain mi, Aboen juga menghidangkan siomay yang sangat kami rekomendasikan dan juga bakso gorengnya yang spesial.

Menu Peranakan lain, silakan mampir ke kawasan Hotel Jayakarta menjelang petang hingga dini hari. Aneka babi memang banyak, tapi yang buat kami selalu tak pernah pindah warung, adalah Warung Kam Seng ini, berlokasi tepat di belakang Hotel Jayakarta. Hidangan andalannya, bacang babi dan bubur babi. Memang agak berminyak, tapi justru itu yang menjadikan bacang lezat dengan isian daging yang halus. Begitu pula dengan bubur polos gurih yang bertabur daging babi dan cakwe paling enak.

Batak: Lapo Edi Siagian

Warung khas Batak berupa lapo memang banyak menyempil di sudut-sudut kota dan identik dengan supir atau kenek angkutan umum. Tak semuanya enak meski sama-sama babi. Rekomendasi kami untuk babi dengan racikan Batak adalah Lapo Edi Siagian. Sebelumnya, lapo ini singgah di kawasan Stasiun Kalibata, namun baru-baru ini kena gusur karena kebijakan pelarangan PKL di area stasiun kerata api. Jangan sedih, kini Edi Siagian masih buka lapak di area Pancoran, tepatnya di depan kantor pemadam kebakaran. Coba saja panggang dan sop babi-nya! Dijamin akan menyambut kunjungan kedua, ketiga, dan seterusnya.

Manado: Rumah Makan Tumbel

Ini dia salah satu andalan racikan Manado khusus untuk babi. Tak semua restoran Manado menyajikan babi, tapi Rumah Makan Tumbel hampir seluruh menunya tersaji babi, mulai dari babi rica, kecap, isidibulu (dengan darah), dan brenebon tulang babi. Jika rempah Manado saja sudah enak, bagaimana ini dimasak dengan babi! Hmmm.... Sayuran pelengkap, tentu saja daun pepaya dan kangkung. Sayang sekali, panada Tumbel kurang enak. Untuk mencicipi babi khas Manado, silakan mampir ke Jl. Mayjen Sutoyo, No. 30 (berjarak jalan kaki dari PGC ke arah UKI).

Eropa: Ya Udah Bistro

Sebagai pelengkap, tak adil juga untuk tak menyebut olahan Babi ala Barat. Rekomendasi kami, the one and only Ya Udah Bistro di Jl. Johar, No. 15, Menteng. Di sini hidangan dengan German style-nya sangat sederhana, tapi gurih. Menu andalan adalah steak dan sosis dengan ukuran yang mengenyangkan dan sudah pasti rasanya paling pol dengan harga terjangkau! Selain menjadi langganan kami, Ya Udah juga diramaikan oleh turis dan ekspat sebagai alternatif menu makan malam internasional.

Masih belum puas dengan rekomendasi kami untuk babi? Silakan kamu persiapkan amunisi untuk berburu babi di sepanjang tepi jalan Cawang (antara PGC sampai flyover pangkalan angkot Cibubur) untuk hidangan lapo teranyar. Buat kamu yang di kawasan Senayan, bisa mampir ke kawasan lapo Senayan di samping gedung DPR/MPR. Jl. Pecenongan dan sekitar Hotel Alila juga memiliki banyak menu yang bisa kamu cicipi untuk babi di malam hari. Masih penasaran babi Manado lainnya, mampir ke kawasan Kramat Lima dan temukan sendiri menu favorit kamu! Belum puas dengan dengan menu Peranakan babi, mari melanjutkan perjalanan ke Pecinan dan Glodok!

Comments  

 
#2 Tapian Nauli 2015-08-22 20:10
Restoran pertama di Jakarta yang menyajikan hidangan Khas Chinesse Food dan Makanan Tradisional Batak.
Lapo Tapian Nauli Jakarta Timur, Jln.Binamarga No.31 Ceger Cipayung.
Fasilitas Wah, namun harga ekonomis.
Tersedia Ruang Restoran yang besar dengan kapasitas 200 orang, Ruang No Smoking Full AC yang mewah, Ruang Serba Guna untuk acara adat martumpol/tongg oraja atau acara Ulang tahun dgn kapasitas 100 orang full AC dan music.
Website Official : www.tapiannaulilapo.jimdo.com

Jalan Bina Marga Jalan Bina Marga, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Indonesia
 
 
#1 Gerry 2014-05-14 19:55
@ya udah bistro mantap
 
  • Best Hotels

  • Popular Places

  • Food Lover

  • Desa Wisata

 
 
 
 
 
 
 
 
You are here: Home Your Destination Food Lover Berburu Babi: The Best Pork in Town

Newsletter

Subcribe
1070230
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
1300
555
4347
886362
11239
19042